Pada hari
Rabu tanggal 02 September 2015 sekitar pukul 09.00 Wib bertempat di area PT.
Sani Persada Mandiri Link. Rombongan Kel. Kepuh Kec. Ciwandan Kota Cilegon dilaksanakan
aksi damai dari warga Link Rombongan Kel. Kepuh ke PT. Sani Persada mandiri
terkait penolakan pengoperasian mesin Cluser Stone (penggiling batu) milik PT.
Sani Persada Mandiri dengan penanggung jawab Sdr. Ali Ketua LSM Ampuh (Aliansi
Masyarakat Kel. Kepuh) dengan membawa massa sekitar 100 orang.
Aksi damai dari
warga Link. Rombongan tersebut mendapatkan kawalan dari anggota Polres Cilegon yang di
pimpin oleh KOMPOL EKO BUDIANTORO.S.IK, M.H beserta anggota sebanyak 72
anggota. Dalam hal ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap pihak
Perusahaan yang sebelumnya tidak ada komunikasi terlebih dahulu kepada warga
Link. Rombongan terkait pengoperasian mesin Cluser Stone (penggiling batu)
milik PT. Sani Persada Mandiri yang akan menimbulkan polusi udara / debu yang
berdampak kepada kesehatan warga Link. Rombongan.
Warga Link.
Rombongan yang dikomandoi oleh Sdr. Ali selaku Ketua LSM Ampuh berorasi di area
PT. Sani Persada Mandiri bahwa warga Link. Rombongan menuntut kepada pihak PT.
Sani Persada Mandiri untuk menunda pengoperasian mesin Cluser Stone (penggiling
batu) yang rencananya akan dioperasikan pada hari ini Rabu tanggal 02 September
2015 sebelum ada kesepakatan antar PT. Sani Persada Mandiri dengan warga Link.
Rombongan.
Selanjutnya
sekitar pukul 10.30 Wib bertempat di ruang container milik PT. Sani Persada
Mandiri dilaksanakan mediasi / musyawarah antara pihak PT. Sani Persada Mandiri
dengan warga Link. Rombongan yang
diikuti oleh pengelola PT.
Sani Persada Mandiri ( SPM ) Sdr. Erwin, pemilik lahan / gunung yang dikelola oleh PT. SPM Sdr. Ahmad,
anggota DPRD Kota Cilegon (Fraksi Golkar) Sdr. Rois, Kapolsek Ciwandan Kompol
Eko Widianto, Camat Ciwandan Sdr. Junaedi, Lurah Kepuh Sdr. Bustanil Arifin,
Tomas Link. Rombongan Sdr. H. Ismat, Ketua LSM Ampuh Sdr. Ali serta perwakilan
warga Link. Rombongan sekitar 15 orang.
Sdr. H. Ismat
selaku Tomas Link. Rombongan menyampaikan bahwa tuntutan warga menolak dengan
adanya mesin Cluser Stone yang dimiliki oleh PT. Sani Persada Mandiri karena
apabila beroperasi akan menimbulakan polusi udara / debu yang berdampak kepada
warga Link. Rombongan.
Lurah Kepuh
Sdr. Bustanil menyampaikan bahwa pihak aparat dari Kelurahan akan mengevaluasi
terkaitan tuntutan dari pada warga dan akan mengecek legalitas ijin yang
dimiliki PT. Sani Persada Mandiri serta dari pihak Kelurahan menekankan kepada
pihak PT. SPM untuk menunda pengoperasian mesin Cluser Stone sesuai dengan
penolakan warga.
Camat Ciwandan
Sdr. Junaedi menyampaikan bahwa terkait untuk legalitas perijinan yang dimiliki
oleh PT. SPM perlu diperhatikan dan dikaji ulang oleh karena itu Camat Ciwandan
menekanakan kepada PT. SPM untuk menunda pengoperasian mesin Cluser Stone tersebut
demi kenyamanan & keamanan warga Link. Rombongan selanjutnya untuk
kedepannya pihak PT. SPM harus berkomunikasi maupun berkoordinasi terlebih
dahulu dengan warga Link. Rombongan agar tidak ada misskomunikasi / kesalah
pahaman.
Sdr. Bahreni
selaku perwakilan warga Link. Rombongan menyampaikan bahwa atas nama warga
Link. Rombongan menolak secara mentah dengan adanya mesin Cluser Stone milik
PT. SPM yang menimbulkan polusi udara / debu karena berdampak negative bagi
kesehatan warga Link. Rombongan.
Kapolsek
Ciwandan Kompol Eko Widianto menyampaikan bahwa untuk kapasistas dari pada
Kepolisian hanya mengamankan aksi damai dari warga Link. Rombongan agar tidak
terjadi gesekan antar warga dengan pihak perusahaan, Kapolsek menyerahkan kepada
pihak pemerintah terkait yakni Camat Ciwandan dan Lurah Kepuh terkait legalitas
ijin pengoperasian mesin Cluser Stone milik PT. SPM.
Anggota DPRD
Kota Cilegon (Fraksi Golkar) Sdr. Rois menyampaikan bahwa dengan adanya aksi
dari warga Link. Rombongan ke PT. SPM sebagai bukti warga menolak beroperasinya
mesin Cluser Stone yang akan berdampak terhadap warga, adapun terkait legalitas
ijin dari PT. SPM akan dikaji & dievaluasi kembali dan akan menegur kepada
Dinas Pemkot Cilegon yang mengeluarkan ijin PT. SPM.
Pemilik lahan /
gunung batu yang dikelola oleh PT. SPM Sdr. Ahmad menyampaikan bahwa dirinya
akan mengembangkan bisnisnya yang tidak ingin merugikan warga Link. Rombongan,
dengan adanya aksi damai seperti ini tidak terlepas dari kesalah pahamanan saja
dan atas nama pribadi pemilik lahan tersebut meminta maaf yang sebesar –
besarnya kepada warga Link. Rombongan karena semua pasti ada solusinya.
Selanjutnya hasil
mediasi sepakat membuat pernyataan secara tertulis yang beriisi “ pihak
perusahaan akan menunda pengoperasian mesiin Cluser Stone milik PT. SPM sampai
adanya kesepakatan antar warga Link. Rombongan yang disaksikan dan
ditandatangani oleh pihak PT. SPM, Camat Ciwandan, Kapolsek Ciwandan, Lurah
Kepuh dan perwakilan Warga Link. Rombongan.
Kegiatan
selesai sekitar pukul 11.30 Wib ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh Sdr.
H. Ismat, selama kegiatan berlangsung berjalan aman dan kondusif.