Ijin Keramaian dan STTP


Izin Keramaian


STANDAR PELAYANAN PERIZINAN KEGIATAN MASYARAKAT

1.      Dasar hukum

a.        Undang - Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;
b.        Pasal 510 KUHP tentang  pelaksanaan perizinan;
c.        Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perizinan dan Pengawasan Kegiatan Keramaian Umum Kegiatan Masyarakat Lainnya dan Pemberitahuan Kegiatan Politik;
d.        Juklak Kapolri No Pol : Juklak / 02 / XII / 1995, tanggal 29 Desember 1995 tentang perizinan dan pemberitahuan kegiatan masyarakat.

2.      Persyaratan Pelayanan

a.      Perizinan Keramaian Kegiatan Masyarakat :

1.        Surat permohonan izin yang ditujukan kepada Kapolres Cilegon, dengan melampirkan :
a)        Surat pengantar dari RT/RW, Kelurahan/Desa dan Kecamatan.  
b)        Rekomendasi dari  Polsek setempat.
c)        Foto Copy KTP pemohon.
d)        Roundwn acara.
e)        Izin tempat.
2.        Dilakukan wawancara dan pengecekan dokumen perizinan.
3.        Proses pembuatan / penerbitan surat izin.
4.        Penyerahan kepada pemohon.
5.        Waktu 1 ( satu ) hari dan tidak dipungut biaya.

b.      Perizinan Keramaian Kegiatan Konser Musik yang mengahadirkan artis:

1.        Surat permohonan izin yang ditujukan kepada Kapolres Cilegon, dengan melampirkan :
a)    Surat pengantar dari RT/RW, Kelurahan/Desa dan Kecamatan.  
b)    Rekomendasi dari  Polsek setempat.
c)    Foto Copy KTP pemohon.
d)    Roundwn acara.
e)    Izin tempat.

2.      Surat kontrak dari Event Organizer / penyelenggara dan surat keterangan kesiapan dari artis untuk tampil.

3.      Melaksanakan koordinasi dengan Bag Ops untuk kegiatan pengamanan.

4.      Dilakukan wawancara, pengecekan lokasi dan dokumen perizinan serta membuat Berita Acara data cassing.

5.      Membuat Perkiraan Intelijen.

6.      Proses pembuatan / penerbitan surat izin.

7.      Penyerahan kepada pemohon.

8.      Tidak dipungut biaya.

c.      Perizinan Keramaian Kegiatan Komersil :

1.        Surat permohonan izin yang ditujukan kepada Kapolres Cilegon, dengan melampirkan :
a)        Surat pengantar dari RT/RW, Kelurahan/Desa dan Kecamatan.  
b)        Rekomendasi dari  Polsek setempat.
c)        Foto Copy KTP pemohon.
d)        Surat izin / rekomendasi dari lingkungan.
e)        Surat izin prinsip dari Pemkot ( HO, SITU dan SIUP ).

2.        Dilakukan wawancara, pengecekan lokasi dan dokumen perizinan serta membuat Berita Acara data cassing.

3.        Proses pembuatan / penerbitan surat izin.

4.        Penyerahan kepada pemohon.


5.        Tidak dipungut biaya.

STTP


STANDAR PELAYANAN PENERBITAN SURAT TANDA TERIMA PEMBERITAHUAN 
(STTP ) MASYARAKAT
 

1.      Dasar hukum

a.        Undang - Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum;
b.        Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemberitahuan dan Penertiban Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye Pemilihan Umum.
c.        Peraturan  Kepala  Kepolisian  Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pelayanan,   Pengamanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

2.      Persyaratan Pelayanan

Penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kegiatan Masyarakat (Unras, Giat Keagamaan, Giat Politik dan Giat Seminar)

1.          Pemohon mengajukan surat pemberitahuan kegiatan kepada pihak Kepolisian 3 hari sebelum pelaksanaan kegiatan, dengan mencantumkan data kegiatan :
-             Maksud dan tujuan.
-             Tempat, lokasi dan rute.
-             Waktu kegiatan.
-             Penanggung jawab kegiatan.
-             Nama dan alamat oganisasi, kelompk atau perorangan.
-             Jumlah peserta.
-             Alat peraga yang digunakan.
2.          Surat pemberitahuan dilampiri dengan ( Foto Copy KTP penanggungjawab dan Surat Keterangan Terdaftar ( SKT ) bagi yang mengatasnamakan ( LSM ).

3.    Sistem, Mekanisme dan Prosedur
     
Catatan :

a.        Pemohon mengajukan surat pemberitahuan yang ditujukan ke Kapolres Cilegon.

b.        Surat pemberitahuan kegiatan diajukan minimal 3 hari sebelum kegiatan dilaksanakan dengan melampirkan :
1)      Foto Copy KTP Penanggung Jawab
2)      Foto Copy SKT ( LSM ).

c.        Setelah Surat di terima dari pemohon petugas melaksanakan koordinasi terhadap penanggung jawab kegiatan untuk mengetahui maksud dan tujuan kegiatan dan mengecek kelengkapan berkas .

d.        Bila berkas pemohon dinyatakan lengkap maka melakukan pencatatan identitas pemohon dan jenis kegiatan dan apabila belum lengkap berkas dikembalikan kepada Pemohon.

e.        Pemohon / penanggung jawab kegiatan menanda tangani surat pernyataan yang telah dibuat petugas.

f.         Petugas membuat Infosus / Kir Intel kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai bahan masukan pimpinan.

g.        Koordinasi dengan Bag Ops untuk pengamanan kegiatan

h.        Permohonan STTP pemohon akan diproses dan bila hasil penelitian ternyata kegiatan dapat menimbulkan potensi konflik dimasyarakat / mengganggu kamtibmas maka STTP tidak dapat diterbitkan.

i.          Petugas mencetak STTP dengan dilampirkan surat pernyataan yang sudah ditanda tangan pemohon dan selanjutnya diajukan ke KA / Pimpinan untuk ditanda tangan.

j.          Setelah di tanda tangan KA / Pimpinan petugas melakukan penomoran STTP.

k.        Selanjutnya STTP diberikan kepada pemohon

4.      Jangka Waktu Pelayanan

         Proses penerbitan STTP 1 ( satu ) hari kerja terhadap pemohon yang telah melengkapi persyaratan.

5.      Biaya/tarif

            Penerbitan STTP Tidak Dipungut Biaya.

6.      Produk Pelayanan

         Surat Tanda Terima Pemberitahuan ( STTP )
        
7.      Sarana dan Prasarana

a.        Loket, Ruang Pelayanan dan Ruang Tunggu;
b.        Komputer  dan Printer;
c.        Kursi/meja
d.        Telepon/Faksimile;
e.        Alat tulis kantor;
f.         Informasi tarif;
g.        Informasi mekanisme/prosedur dan persyaratan STTP
h.        Kotak/sarana pengaduan

8.      Kompetensi Pelaksana

a.        Perwira/Brigadir;
b.        Memahami Peraturan per-Undang-Undangan yang berlaku;
c.        Mampu mengoperasikan komputer;
d.        Mampu bekerja dalam Tim.

9.      Pengawasan Internal

a.        Dilakukan oleh atasan langsung;
b.        Dilakukan oleh Aparat Fungsional;
c.        Dilaksanakan secara kontinyu;
d.        Konsisten dalam memberikan teguran/sanksi dan reward/penghargaan.

10.     Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan

a.        Kotak saran/pengaduan;
b.        Telp/Fax. 0254 -374 168;
c.        e-mail : krisnacilegon@gmail.com

11.     Jumlah Pelaksana

Petugas Pelayanan STTP 3 ( Tiga)  orang.

12.     Jaminan Pelayanan

Diwujudkan dalam kualitas proses layanan dan produk layanan yang didukung oleh petugas yang berkompeten di bidang tugasnya dengan perilaku pelayan yang terampil, cepat, tepat, dan santun.

13.     Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan

a.      Keamanan produk Surat Tanda Terima Pemberitahuan ( STTP ) di tulis sesuai Tata Naskah Tulisan Dinas di Lingkungan Polri;
b.      Surat Tanda Terima Pemberitahuan ( STTP ) dibubuhi tanda tangan serta cap basah, sehingga dijamin keasliannya
c.      Keselamatan dan Kenyamanan dalam pelayanan sangat diutamakan dan bebas dari praktek percaloan dan suap.

14.     Evaluasi Kinerja Pelaksana

Evaluasi Kinerja Pelayanan dilakukan melalui pengukuran penerapan 14 komponen standar pelayanan yang dilakukan sekurang-kurangnya setiap 1 tahun (penelitian/survei internal/ekternal).

 
Kembali Ke Atas